Rabu, 24 Januari 2018

Cerita Bersambung ( Cerbung ) part 175

Aku lalu menyadari, cewek yang barusan pingsan itu adalah Tasya, tetanggaku sendiri. Aku lalu menyusul tim PMR yang membawanya ke ruang kesehatan.

            Sesampainya di ruang kesehatan itu, Tasya langsung ditangani oleh tim mereka dan beberapa menit kemudian Tasya pun sadar.

“kok aku bisa ada disini ? dan kenapa disini ramai banget??” Tasya

“kamu tadi pingsan setelah kena bola basket yang seharusnya aku tangkap, maafin aku ya, aku akan tanggung jawab kok..” Revan lalu muncul dengan penuh semangat untuk merawat Tasya

            Aneh banget, tapi fix Revan lagi coba buat ngedeketin Tasya nih.

            Revan lalu memberikan kode kepada semua orang untuk diam dan membiarkannya mengatasi hal itu.

“oke deh, kalau gitu, aku balik ke lapangan ya..” Aku berencana pamit tapi tiba-tiba Tasya mencegahku

“Rald tunggu,! aku bisa minta tolong kamu untuk nganterin aku pulang nggak ? aku kayaknya nggak bisa pulang sendiri, aku masih pusing…” Tasya

            Sebenarnya tidak enak juga sih, lagian aku yang udah buat dia kena bola itu.
“aku aja yang nganterin kamu, aku juga bawa mobil kok hari ini, biarin Rald lanjut latihan aja!... (Revan dengan sigap tidak memberikan celah untukku berduaan dengan Tasya).  Udah Rald, Tasya aman sama aku, kamu balik aja ke lapangan!.”


            Syukurlah Revan bisa mengambil alih tanggung jawab ku.


Selasa, 16 Januari 2018

Cerita Bersambung ( Cerbung ) part 174

           Hari ini semuanya kembali seperti beberapa bulan sebelumnya, sebelum kami keluar dari sekolah untuk melaksanakan praktek.

            Aku dan Revan kembali bisa latihan basket bareng di lapangan ini dengan teriakan-teriakan khas cewek-cewek yang menonton kami dari luar lapangan.

Satu hal yang juga ingin aku pastikan, apakah “dia” masih melakukan hal yang sama juga, apakah “dia” masih berada disana ?

            Dengan sengaja aku lalu melempar bola basket ku jauh dan mengarah ke tempat biasa dia berkumpul, namun tak seperti rencanaku, bola itu malah melesat mengenai kepala seorang cewek yang tiba-tiba melintas.

“aduh….” Desis nya sebelum jatuh pingsan

            Semua orang langsung melihat ke arah cewek itu dan beberapa diantaranya mendekat dan mencoba membangunkannya.

            Aku mendekat dan mengecek keadaannya, sepertinya cewek itu benar-benar pingsan dan butuh pertolongan.


            Aku lalu berniat membawanya ke ruang kesehatan seorang diri, namun cewek-cewek di sekitarku protes dan tidak menginzinkanku, jadinya cewek itu dibawa ke ruang kesehatan oleh tim PMR yang juga sudah berada dalam lokasi.


Baca juga Cerbung Sebelumnya di sini dan Cerbung Selanjutnya Baca di sini

Jumat, 12 Januari 2018

Cerita Bersambung ( Cerbung ) part 173

RALD

            Hari ini aku sangat bersyukur, kondisi yang terjadi barusan benar-benar sama dengan kondisi waktu itu, waktu pertama kali aku melihatnya.

            Aku menjadi semakin yakin dengannya, maka aku putuskan untuk menunggunya di parkiran sekolah pagi ini.

            Dan mobilnya pun tiba, aku hendak menyapanya namun disana ada Ridha juga, sebaiknya aku mundur dan melihatnya dari sini saja.

            April dan RIdha berjalan beriringan, namun tampaknya April sedang mencari seseorang.
“yes,,, fix dia pasti lagi nyariin aku…”

            Sayang banget aku tidak bisa menyapanya sekarang.


            Seperti kata Amel, aku harus bisa menjaga jarak dengannya jika aku ingin bersamanya, aku juga harus lebih peka dengan kondisi sekitar.

Kamis, 11 Januari 2018

Cerita Bersambung ( Cerbung ) part 172

Rald tiba di sekolah lebih dulu dan sengaja menunggu mobil April.

            Beberapa menit kemudian mobil April tiba dan mereka turun dari sana. Rald yang sedari tadi menunggu April hanya berdiri pada tempatnya Melihat April disana datang bersama dengan Ridha.

            Ridha dan April lalu berjalan masuk dan dengan perasaan yang sama, April yang tadi melihat Rald dalam perjalanan jadi penasaran dan mencari-cari Rald di sekitar parkiran.

            Rald yang berada disana terus memperhatikan gerak-gerik April dan terlihat sangat senang kala April bertindak seakan sedang mencari seseorang.


            Dan bagi April, orang yang dicari pun berada disana, April sempat melirik ke arah Rald berdiri dan memandanginya, namun karena RIdha yang berada di sampingnya mengajak bicara membuatnya hanya bisa melirik Rald sekilas.

Rabu, 10 Januari 2018

Cerita Bersambung ( Cerbung ) part 171

Pagi itu, sudah waktunya seluruh siswa yang telah melaksanakan PKL masuk sekolah, dengan semangat Rald dan April juga sudah masuk.

            April berangkat dari rumahnya bersama RIdha dengan diantar supir. Sementara Rald dengan sangat semangat berangkat sendiri dengan motornya.

            Dengan kondisi yang sama, takdir membawa Rald dan April pada kondisi pertama kali mereka saling melihat.

Pada saat berhenti karena lampu merah, April membuka kaca mobilnya dan melihat keluar, saat itulah Rald datang dan menghentikan motornya tepat disamping mobil April.

April yang kegirangan hampir saja ketahuan dengan Ridha, makanya kaca mobilnya segera dia naikkan, dan di saat yang sama Rald menengok ke arah April dan melihatnya sebelum kaca mobil April benar-benar tertutup.


Rald yang sadar dengan kondisi itu menjadi sangat senang dan terus mengingat kejadian yang sama saat pertama kali dia melihat April dalam mobil dan pada kondisi yang sama.